Tiga Unit PLTA Akan Dibangun di Solok Selatan

Ucok Simanjuntak | Jumat, 21-07-2017 | 15:30 WIB | 207 klik | Kab. Solok Selatan
Tiga Unit PLTA Akan Dibangun di Solok Selatan

Gambar: Sungai Lambai yang menyatu dengan aliran Batang Liki yang akan dimanfaatkan sebagai PLTA. Su

portalsumbar.com - Tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) bakal dibangun di Kecamatan Sangir, Solok Selatan (Solsel) dan ditargetkan masuk tahap konstruksi pada 2018. Tahap produksi pada 2020 dengan daya sekitar 15,6 Mega watt (Mw).

Hal itu dikatakan Direktur PT. Rajawali Liki Energi (PTRLE), Ondi pada Haluan, Kamis (20/7).

"Sejalan dengan target nasional dalam menciptakan sumber energi terbarukan. Apalagi Solsel kekurangan energi listrik. Saat ini kami masih tahap pengurusan semua jenis perizinan,"ungkapnya.

Menurutnya, tiga unit pembangkit itu akan dibangun di aliran Batang Blangir satu unit dan dua unit pembangkit di aliran Sungai Lambai.

"Kita targetkan mampu menghasilkan daya listrik di Blangir 4,5 Mw, Sungai Lambai masing-masing sebesar 6 Mw dan 5 Mw. Jika sudah menghasilkan listrik nantinya akan terkoneksi dengan Gardu Induk (GI) Supreme Energy di Pekonina sesuai arahan PLN,"tambahnya.

Ia mengatakan, listrik yang dihasilkan nantinya juga akan dijual ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Sebab sesuai aturan yang berhak itu ya PLN dan untuk harga jual, kita belum ada perjanjian dengan pihak PLN. Namun, sesuai aturan kita merujuk pada Permen ESDM No.12 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan sumber energi terbarukan untuk penyediaan tenaga listrik,"lanjutnya.

Dikarenakan PTRLE masih tahap pengurusan perizinan, imbuhnya maka pihaknya belum melakukan sosialisasi pada masyarakat. "Jika masuk tahap konstruksi tentu kita akan lakukan memberdayakan serta sosialisasi pada masyarakat sekitar.

Sementara, terkait keberadaan PLTMH yang sudah ada di dusun Wonorejo akan tetap kita perhatikan. Jika suplai air tidak mencukupi kami akan bantu,"tandasnya.

Kepala Jorong Sungai Lambai, Bur menyebutkan selama ini pihak PTRLE belum pernah mengadakan sosialisasi dengan masyarakat.

"Saya aja baru mengetahui kalau ada kegiatan tersebut. Padahal masyarakat yang berada di Sungai Lambai secara langsung terdampak oleh aktivitas PLTA itu,"katanya.

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar