Ternyata Ada "Kampung Tematik" di Padang

Rahmat | Sabtu, 20-04-2019 | 22:11 WIB | 80 klik | Kota Padang
Ternyata Ada

Ternyata Ada "Kampung Tematik" di Padang

Padang - Kota Padang ternyata punya "Kampung Tematik". Letaknya di Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan.

"Kawasan Batang Arau ditetapkan sebagai 'Kampung Tematik'," ujar Camat Padang Selatan, Fuji Astomi, Sabtu (20/4/2019).

Apa itu Kampung Tematik? Kampung tematik merupakan titik sasaran dari sebagian wilayah kelurahan yang dilakukan perbaikan dengan memerhatikan beberapa hal, seperti mengubah lokasi kumuh menjadi tidak kumuh, serta peningkatan kondisi lingkungan.

Batang Arau selama ini dikenal sebagai daerah yang kurang begitu bersih. Apalagi kawasan ini juga termasuk ke dalam rencana pemerintah kota dalam penataan pariwisata.

"Kampung Tematik ini (Batang Arau), terwujud atas program 'Kota Tanpa Kumuh' (Kotaku), dimana wilayah ini merupakan salah satu dari 29 kelurahan di Kota Padang yang masih banyak terdapat warga kurang mampu dan lingkungan yang masih kurang bersih dan sehat," ujar camat.

Saat ini pemerintah setempat terus memberi pengayoman kepada warga untuk menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, indah, terawat. Dengan terciptanya kesadaran tersebut hasilnya akan dinikmati warga sekitar. Masyarakat pun dengan sendirinya membuka usaha baru yang lebih kreatif dan taat aturan.

Apalagi kawasan Batang Arau termasuk Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Gunung Padang. Berbagai fasilitas umum telah dibangun hingga saat ini. Diantaranya pedestrian dan tempat rehat bagi wisatawan yang datang.

"Melalui pembangunan pedesterian di sepanjang bantaran Sungai Batang Arau ini dinilai dapat mengubah wajah Batang Arau, dari lingkungan yang selama terlihat kotor menjadi bernilai terutama sebagai ikon pariwisata baru di Kota Padang," ujar Fuji Astomi.

Camat berharap, kesadaran akan Sapta Pesona Pariwisata tumbuh di tengah masyarakat "Kampung Tematik" ini. Karena, menurut Fuji, masyarakat yang berada pada kawasan pariwisata harus menjadi pelaku, bukan sebaliknya.

"Masyarakat harus berperan aktif dalam melayani selera wisatawan yang berkunjung," tukas camat.(Charlie Ch. Legi)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar

Berita Kota Padang