Kasus Pembunuhan sadis di Pasbar, Polisi : Ancaman hukuman mati

Ucok Simanjuntak | Jumat, 01-03-2019 | 15:21 WIB | 72 klik | Kab. Pasaman Barat
Kasus Pembunuhan sadis di Pasbar, Polisi : Ancaman hukuman mati

Ilustrasi (net)

PortalSumbar - Kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, akhirnya berhasil diungkap oleh Polres Pasaman Barat.

Usai diburu sejak tahun 2016, pelaku berinisial M (41) ditangkap Minggu tanggal 24 Februari 2019 pukul 18.30 WIB, di Dusun Hajoran Desa Silatom Jae, Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Dirinya melakukan pembunuhan terhadap korban bernama Dayful (37) pada Hari Kamis tanggal 23 Desember 2016 di sebuah kebun kelapa sawit Jorong Air Runding, Nagari Parik, Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Afrides Roema, SH mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya akan segera cepat menyelesaikan perkara tersebut sesuai dengan KUHP.

"Tersangka melanggar Pasal 340 KUHP, dengan ancaman hukuman mati", kata AKP Afrides.

Sebelumnya, tim opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat, akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku pembunuhan yang telah diburu sejak tahun 2016 yang lalu.

"Pelaku yang masuk DPO ini ditangkap sesuai Laporan Polisi Nomor : LP 166/XII/2016, tanggal 23 Desember 2016 dalam perkara tindak pidana

pembunuhan berencana", kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso, S.Ik didampingi Kasat Reskrim AKP Afrides Roema, SH saat menggelar konferensi pers di Mapolres, Selasa (26/2).

Lantaran sakit hati, M kemudian mencari korban dan melakukan aksi pembunuhan dengan membacokan parang sehingga leher korban hampir putus.

"Motif pembunuhan karena sakit hati di tuduh mencuri Cebe dan dengan kata-kata dari korban "Panggil bapakmu biar main kita", pungkasnya.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar