Puskesmas Andaleh Buka Sampai Malam, Pelayanan Harus Mengalahkan Swasta

Rahmat | Senin, 11-02-2019 | 16:35 WIB | 457 klik | Provinsi Sumatera Barat
Puskesmas Andaleh Buka Sampai Malam, Pelayanan Harus Mengalahkan Swasta

Mulai 11 Februari 2019, puskesmas Andaleh melayani pasien hingga pukul 20.00Wib.(foto desrian eristh

PELAYANAN kesehatan yang prima sangat didamba masyarakat. Tak heran jika selama ini pusat kesehatan milik pemerintah maupun swasta saling berlomba memberikan pelayanan terbaik. Tujuannya tak lain agar pasien merasa terperhatikan dan nyaman saat berobat.

Tidak dapat dipingkiri jika pelayanan kesehatan milik swasta masih digemari masyarakat pada saat ini. Pelayanan optimal yang ditunjang dengan fasilitas memadai menjadi ciri khas pusat kesehatan milik swasta.

Melihat kondisi itu, layanan kesehatan milik pemerintah digenjot untuk lebih baik lagi. Seperti di Kota Padang. Layanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) diperbaiki dan waktu terima pasien diperpanjang.

Satu-satunya puskesmas yang diperpanjang waktu pelayanannya yakni Puskesmas Andaleh. Puskesmas ini tidak saja buka dari pagi hingga siang. Akan tetapi juga melayani pasien pada sore hingga malam hari.

"Selain pagi hari, Puskesmas Andaleh juga buka dari sore hingga pukul delapan malam," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, Senin (11/2/2019).

Dijelaskan Kadiskes, diperpanjangnya jam layanan selain untuk memudahkan masyarakat yang ingin berobat, sekaligus untuk mengatasi tidak berpindahnya kepesertaan BPJS kesehatan ke swasta.

"Kita ingin layanan puskesmas harus bisa bersaing dengan klinik swasta," harapnya.

Puskesmas Andaleh memang tidak berada tepat di pusat kota. Namun pasien yang berobat ke puskesmas relatif banyak. Melayani pasien yang jumlahnya terus meningkat, dokter yang bertugas di puskesmas ini ditambah.

"SDM di Puskesmas Andaleh cukup untuk melayani sampai malam. Jumlah dokter di puskesmas ini sudah sepuluh orang," terang Kadiskes.

Telah dibukanya jam pelayanan hingga malam hari di puskesmas ini, Kadiskes Feri Mulyani Hamid mengimbau warga sekitar untuk dapat memanfaatkan layanan di puskesmas tersebut.

"Di puskesmas Andaleh sudah tersedia layanan yang lengkap seperti laboratorium, layanan ibu hamil, anak, lansia, dan lainnya," ujar Kadiskes.

Seperti diketahui, dewasa ini jumlah pasien yang membutuhkan penanganan medis memang terus bertambah. Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek dalam suatu kesempatan pernah menyebut bahwa sebanyak 33 persen pengeluaran BPJS kesehatan untuk membiayai rawat inap orang yang sakit di rumah sakit. Hal tersebut, menurut Menkes, membuktikan bahwa masyarakat Indonesia lebih banyak yang sakit daripada yang sehat.

Menkes juga mengungkapkan bahwa tingginya beban biaya yang ditanggung BPJS Kesehatan lebih banyak untuk kasus penyakit tidak menular seperti penyakit, gagal ginjal dan kanker.(Charlie Ch. Legi)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar