JPNU Klaten Siap Menangkan Jokowi - Ma'ruf

Ucok Simanjuntak | Minggu, 10-02-2019 | 15:25 WIB | 140 klik | Nasional
JPNU Klaten Siap Menangkan Jokowi - Ma'ruf

JPNU Klaten Siap Menangkan Jokowi - Ma'ruf

PortalSumbar, Klaten - Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) Kabupaten Klaten berkomitmen memenangkan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia saat gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) April mendatang. JPNU Kabupaten Klaten itu meliputi Muslimat NU, Fatayat NU dan IPPNU.

Komitmen itu diwujudkan dengan kegiatan deklarasi Jaringan Perempuan NU (JPNU) Kabupaten Klaten Mendukung Paslon nomor 1 Jokowi - Ma'ruf, Minggu (10/2/2019) di Graha Srikandi Dukuh Kadirejo, Desa Karanganom, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Kegiatan mulai pukul 08.00 WIB hingga jelang pukul 13.00 WIB.

Bunyi deklarasi itu selain siap memperjuangkan dan memenangkan Jokowi - Ma'ruf dengan kemenangan terhormat dan bermartabat juga mengimbau kepada JPNU Kab Klaten untuk melakukan kerja pemenangan dengan cara-cara yang tidak bertentangan undang-undang.

Saat itu juga dilakukan Rapat Koordinasi JPNU Kabupaten Klaten sekaligus Dialog Interaktif bertema "Implementasi Menjaga Aswaja dan Meneguhkan Bangsa".

Penanggungjawab kegiatan itu, Hj.Zubaidah Ismail, menyebut tema rakor itu dimaksudkan agar negara Indonesia tidak diambil alih oleh Hizbut Tahrir.

Sebab, HTI punya agenda menghancurkan bangsa, dan sudah masuk ke berbagai elemen.

"Pemilu 2019 adalah pertarungan NKRI melawan HTI, maka kita harus bisa memilih pemimpin yang terbaik. NU bukan organisasi politik tapi di sini kita harus menegakkan aswaja dan Islam ahlusunah walaupun jamaah," kata Zubaidah.

Ketua PCNU Kabupaten Klaten, H. Mujiburohman, meminta semua yang hadir berkomitmen penuh mempertahankan agama dan kebangsaan.

"Dari hasil survei, yang setuju adanya khilafah di Indonesia 17,8persen, kesiapan mengganti sistem khilafah 23,4 persen dan yang siap jihad mati menegakkan khilafah 19,6 persen. Maka pertarungan kita nanti di 2019 adalah melawan khilafah di Indonesia," paparnya.

Wakil Ketua PWNU Jateng, KH. Syamsudin Asrofi, mengemukakan berdasar pengalamannya berhubungan langsung dengan Jokowi, memang benar Jokowi menghargai ulama dan para orang tua.

"Kesederhanaan Presiden (Jokowi) benar-benar tidak ada perubahan, mulai dulu saat menjabat wali kota sampai sekarang," ungkapnya.

Sementara itu Hj. Izza Naturohmah dari JPNU Jateng mengatakan Klaten merupakan daerah rawan radikalisme dan garis keras.

"Namun dengan adanya kita hadir di sini, kita tidak perlu khawatir karena kita semua pasti akan melawan radikalisme," kata Izza.

Kegiatan itu dihadiri sekira 1.200 orang. Selain Muslimat NU, Fatayat NU dan IPPNU, hadir pula mereka yang berangkat dari organisasi Perempuan Bangsa dan Banser. (ES)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar