Waspadai DBD, Warga Agar Lakukan 3M

Rahmat | Minggu, 10-02-2019 | 15:21 WIB | 91 klik | Provinsi Sumatera Barat

PADANG -- Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin merajalela. Kasus DBD terjadi di sejumlah daerah. Warga pun diimbau untuk waspada.

"Kami mengajak warga Padang untuk melakukan 3M, yakni Menguras, Menutup, dan Menguburkan," ajak Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr Feri Mulyani Hamid, Minggu (10/2/2019).

Dijelaskannya, Kota Padang merupakan daerah endemis DBD. Beruntung, hingga detik ini kasus DBD tidak meningkat.

"Hingga 8 Februari 2019, baru tiga kasus DBD yang dilaporkan," terangnya.

Meski tidak terjadi peningkatan kasus DBD di Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang terus melakukan antisipasi agar DBD tidak merajalela.

"Kita tetap melakukan penyuluhan, PSN dengan 3M, fogging khusus, serta mengaktifkan serdadu jentik di sekolah-sekolah dan bundo peduli jentik di tingkat dasa wisma," kata Feri Mulyani Hamid.

Dalam penanganan DBD memang diperlukan peran serta masyarakat. Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M plus perlu terus dilakukan secara intensif sepanjang tahun. Seperti diketahui, program 3M plus yakni menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan kelambu saat tidur, menggunakan obat nyamuk, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi di dalam rumah, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang dapat menjadi tempat nyamuk beristirahat.

"Jika ada anggoat keluarga yang demam, segera periksakan diri ke puskesmas atau rumahsakit terdekat," imbau Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang itu.(Charlie)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar