Kapolres Solok Kota imbau Pengurus Mesjid untuk aktif cegah Mesjid tempat Kampanye

Ucok Simanjuntak | Selasa, 05-02-2019 | 02:47 WIB | 301 klik | Kota Solok
Kapolres Solok Kota imbau Pengurus Mesjid untuk aktif cegah Mesjid tempat Kampanye

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.Ik

PortalSumbar - Tempat ibadah dilarang untuk melakukan kampanye, baik KPU dan Bawaslu telah menegaskan larangan tersebut.

Larangan penggunaan tempat ibadah untuk kegiatan kampanye, telah diatur dalamPasal 280 ayat 1 huruf h Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang berbunyi, "Pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang: menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan."

Senada dengan itu, Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.Ik juga menghimbau kepada seluruh pengurus Mesjid/Mushalla se Kota Solok untuk berperan aktif mencegah dimanfaatkannya masjid oleh kepentingan individu atau kelompok untuk berkampanye.

Hal ini disampaikan AKBP Dony saat silaturahmi dengan pengurus Mesjid/Mushalla di Aula Pertemuan Masjid Agung Al Muhsinin, Senin (4/2).

"Kami mengharapkan partisipasi pengurus masjid untuk mencegah adanya ceramah-ceramah yang bersifat provokatif, mencela, menghina, mengolok-olok, menebar kebencian, fitnah,hoax, isu SARA dan menggunakan kata-kata yang buruk dan menyebut seseorang atau partai dengan panggilan-panggilan yang buruk", ujarnya.

Lanjutnya, setelah himbauan ini diberikan, Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Solok yang terdiri dari Polres, Bawaslu dan Kejaksaan akan menindak tegas bila terjadi kampanye di tempat ibadah.

"Gakkumdu akan merekam dengan handycam, setiap ceramah yang berpotensi melanggar ketentuan Perundang-undangan, baik UU Pemilu, KUHP, dan UU ITE. Ini sebagai bukti awal bila nantinya ditemukan indikasi adanya pelanggaran", jelasnya.

Sementara, Wali Kota Solok Zul Elfian yang ikut menghadiri silaturahmi ini meminta dukungan para pihak untuk menjaga kesejukan dan kedamaian di Kota Solok dan menjauhkan Kota Solok dari fitnah, berita bohong.

"Berpolitik perlu, tapi jangan sampai merusak silaturahmi", ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu Kota Solok, Kakan Kemenag Kota Solok, Kabag Kesra dan Kesbangpol Linmas Kota Solok.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar

Berita News