Hujan Meteor hingga Gerhana Bulan Total: Ini Daftar Fenomena Antariksa di Januari 2019

Ucok Simanjuntak | Minggu, 20-01-2019 | 12:38 WIB | 289 klik | Nasional
Hujan Meteor hingga Gerhana Bulan Total: Ini Daftar Fenomena Antariksa di Januari 2019

Galaxy (net)

PortalSumbar - Ada tiga fenomena antariksa yang akan terjadi di bulan Januari 2019.

Menurut astronom amatir Marufin Sudibyo, hujan meteor Quadrantid menjadi satu di antara yang bakal terjadi.

Hujan meteor Quadrantid ini akan terjadi pada selang waktu yang singkat antara 27 Desember 2018 sampai 10 Januari 2019.

"Jadi secara kasar puncaknya akan terjadi nanti malam waktu Indonesia. Jumlah meteornya secara teoritis bisa mencapai 120 meteor perjam dengan kecepatan tiap meteor 42 km/detik (tergolong kecepatan medium)," katanya kepada Kompas.com, Jumat (4/1/2019).

Marufin berkata, hujan meteor bisa dilihat dari Indonesia karena langit relatif gelap tanpa cahaya Bulan yang kadang mengganggu.

Untuk diketahui, fase Bulan saat ini dua persen karena menjelang pembentukan Bulan baru.

"Hujan meteor ini bisa diamati sejak pukul 03.00 WIB hingga saat azan Shubuh berkumandang. Jadi ada wakti pengamatan sekitar sejam," sambungnya.

Tak hanya itu, pada bulan Januari 2019 juga akan terjadi gerhana bulan total.

Namun sayangnya, gerhana bulan total ini tak tampak dari Indonesia.

Gerhana bulan total akan terjadi pada 21 Januari mendatang.

"Itu karena gerhana berlangsung pada 9.00 WIB sampai 15.00 WIB, yang artinya di Indonesia masih siang sehingga tidak mungkin menyaksikan (gerhana)," imbuh Marufin.

Fenomena alam lainnya terjadi hari ini, Minggu 6 Januari 2019.

Adalah gerhana matahari parsial yang hanya bisa dilihat negara-negara di Asia Timur seperti Jepang, Korea, China dan Rusia.

Ya, Indonesia memang sedang tidak beruntung lantaran tidak 'kebagian' gerhana matahari parsial ini.

Meski Indonesia juga dalam waktu siang, Indonesia tak bakal dilewati gerhana matahari ini.

Beberapa daerah laut di Samudra Pasifik Utara dan Alaska juga bakal kebagian gerhana ini.

Dilansir dari Travelandleisure, berikut waktu gerhana matahari di beberapa kota di Asia Timur dan Rusia.

Yakutsk, Rusia - 10:14 (57%)

Oymyakon, Rusia - 11:29 (60%)

Vladivostok, Rusia - 10:57 (37%)

Tokyo, Jepang - 10:05 (30%)

Osaka, Jepang - 09:57 (25%)

Sendai, Jepang - 10:09 (35%)

Sapporo, Jepang - 10:13 (43%)

Harbin, Cina - 08:52 (37%)

Beijing, Tiongkok - 08 : 34 pagi (20%)

Shanghai, Cina - 08:32 (9%)

PyeongChang, Korea Utara - 09:46 (25%)

Seoul, Korea Selatan - 09:45 (24%)

Gerhana bulan total juga akan terlihat di Amerika Utara dan Selatan, serta dari Eropa Barat.

Gerhana 'Super Blood Wolf Moon' terjadi pada 20-21 Januari 2019.

Sementara itu, gerhana matahari bakal menyambangi Indonesia pada 26 Desember 2019.

Gerhana matahari cincin bakal terjadi di beberapa wilayah Indonesia.(*)

Sumber : Pontianak.tribunnews.com dengan judul "Hujan Meteor Quadrantid hingga Gerhana Bulan Total: Ini Daftar Fenomena Antariksa di Januari 2019"

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar