Nagari Indudur resmi menjadi Kampung Tertib Berlalu Lintas perdana di Polres Solok Kota

Ucok Simanjuntak | Jumat, 28-12-2018 | 11:34 WIB | 132 klik | Kota Solok
Nagari Indudur resmi menjadi Kampung Tertib Berlalu Lintas perdana di Polres Solok Kota

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan dan Bupati Solok Gusmal meresmikan Kampung Tertib Berlalu Lin

PortalSumbar - Akhirnya Polres Solok Kota memiliki Nagari (Kampung) Tertib Lalu Lintas. Letaknya di Nagari Indudur Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.

Kampung tertib Lalu Lintas ini, diresmikan oleh Bupati Solok Gusmal DT. Rajo Lelo bersama Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, DT. Pandeka Rajo Mudo, Kamis (27/12).

"Nagari tertib berlalu lintas ini diharapkan menjadi nagari percontohan dalam upaya membangun tertib berlalu lintas", kata Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan.

Bupati Solok Gusmal menyatakan pihaknya sangat bangga dengan peresmian Nagari Indudur sebagai Nagari Tertib Berlalu Lintas. Menurutnya, hal itu menegaskan bahwa di Nagari Indudur sebagai nagari kreatif, inovatif dan taat aturan.

Gusmal juga menegaskan rambu-rambu lalu lintas yang selama ini terbuat dari triplek dan tonggak bambu, segera diganti menjadi rambu-rambu permanen. Sehingga, Nagari Tertib Lalu Lintas bisa menjadi contoh bagi nagari lainnya di Kabupaten Solok.

"Peresmian Nagari Tertib Berlalu Lintas ini merupakan salah satu penjabaran dari konsep Empat Pilar Pembangunan Kabupaten Solok. Yakni mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Tertib berlalu lintas merupakan upaya menumbuhkan kesadaran dan ketaatan terhadap aturan. Semoga, ini menjadi contoh bagi nagari lain di Kabupaten Solok", ungkapnya.

Dalam peresmian tersebut, dihadiri Kasat Lantas Iptu Sugeng Riadi, Kaur Bin Opsnal (KBO) Ipda Thamrin, Kapolsek Sungai Lasi Iptu Muhammad Sugindo, Bhabinkamtibmas Nagari Indudur Brigadir Asep Rukiat.

Sementara dari Pemkab Solok hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok Evanasri, Camat IX Koto Sungai Lasi Reflidon, Walinagari Indudur Zofra Wandi, BMN Indudur, serta masyarakat Nagari Indudur.

Kapolres Solok Kota menyatakan dirinya dan Polres Solok Kota sangat salut dan terharu terhadap komitmen masyarakat Nagari Indudur dalam mewujudkan komitmen tertib berlalu lintas.

Dirinya menyatakan sangat tersentuh dengan kesediaan masyarakat dan pemerintahan Nagari dalam membantu tugas kepolisian dan keselamatan berlalu lintas. Kapolres bergelar DT Pandeka Rajo Mudo tersebut juga menyinggung dan meminta maaf kepada masyarakat Indudur, karena baru sekali mengunjungi Nagari Indudur.

"Harus saya akui, saya orang yang egois dan tidak tahu berterima kasih kepada masyarakat Indudur. Karena selama ini, masyarakat Indudur telah banyak membantu Polres Solok Kota. Apalagi, saat kesini, saya disambut layaknya pejabat. Sambutan yang belum pernah saya dapatkan selama ini. Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Indudur sebelumnya, Bripka Maihendri, telah mengharumkan nama Polres Solok Kota ke tingkat nasional karena kepeduliannya ke masyarakat Indudur. Kini, dengan Bhabinkamtibmas saat ini, Brigadir Asep Rukiat, terbukti bisa melanjutkan (kedekatan) Polres Solok Kota dengan masyarakat," ucapnya.

Kapolres juga menyebutkan kehangatan, kebersamaan, dan persaudaraan di Nagari Indudur akan selalu menjadi kenangan tak terlupakan bagi dirinya dan personel Polres Solok Kota.

Dony juga menyatakan dirinya sangat salut dengan Walinagari Indudur Zofra Wandi sebagai Walinagari yang sangat kreatif, visioner dan inovatif. Menurutnya, hal itu layak menjadi contoh bagi nagari lainnya.

"Saya beruntung bisa bekerja sama dengan orang-orang yang sangat luar biasa di Polres Solok Kota dan personel Polres Solok Kota. Walinagari Zofra Wandi, membuktikan bahwa sebuah niat baik akan berujung pada kebaikan," ungkapnya.

Lanjutnya, Polres Solok Kota sangat mengapresiasi terobosan oleh Walinagari, perangkat nagari dan seluruh elemen masyarakat Nagari Indudur. Menurutnya, hal ini merupakan satu dari sekian banyak kreasi, inovasi dan solusi yang dikedepankan Nagari Indudur mendukung program kepolisian.

"Saya sangat apresiasi terobosan seperti ini. Tidak hanya di bidang lalu lintas saja, tapi Nagari Indudur juga mempunyai sejumlah peraturan nagari (Pernag) tentang anti illegal logging, Perna anti judi, Perna anti narkoba, dan sebagainya," tegasnya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Solok Kota Iptu Sugeng Riadi menyebutkan tertib lalu lintas ditujukan untuk memberikan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas. Menurutnya, budaya tertib lalu lintas harus berasal dari kesadaran diri pribadi. Karena taat aturan adalah untuk keselamatan.

"Kita sangat mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat Nagari Indudur yang menggagas "Nagari Tertib Lalu Lintas". Kesadaran tertib berlalu lintas harus menjadi budaya di setiap pribadi masyarakat. Setiap aturan yang dibuat, karena telah terjadi efek negatif sebelumnya. Aturan dibuat adalah untuk keselamatan. Sehingga, jika terjadi kecelakaan lalu lintas, dampaknya bisa diminimalisir," ujarnya.

Walinagari Indudur Zofra Wandi menyatakan "Nagari Tertib Lalu Lintas" adalah jati diri masyarakat dalam mematuhi aturan. Menurutnya, meski daerah tersebut berada di kampung, bukan berarti aturan tidak berlaku. Indudur merupakan sebuah nagari di timur laut Kabupaten Solok yang didominasi hutan, ladang persawahan seluas 1.400 hektar di ketinggian 532 meter dari permukaan laut. Terdiri dari dua jorong yakni Jorong Kubang Jorong Lembang dengan populasi sekitar 750 orang.

"Taat aturan harus jadi jati diri, bukan keterpaksaan. Tapi harus menanamkan disiplin dari kampung. Semuanya harus memakai helm dan memakai kelengkapan kendaraan sesuai standar. Bukan karena ada razia atau adanya polisi, tapi harus dari kesadaran," terangnya.

Zofra Wandi dalam kesempatan itu, juga menyatakan masyarakat Nagari Indudur menyampaikan penghargaan kepada Bhabin Kamtibmas Indudur Brigadir Asep Rukiat, atas pengabdiannya yang tulus ke masyarakat Nagari Indudur.

Selama ini, Nagari Indudur juga telah melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan konsep Empat Pilar Pembangunan Kabupaten Solok. Yakni pada Pilar pendidikan, dengan menggratiskan biaya pendidikan, PAUD, MDA, mengaji di surau, didikan Subuh. Kemudian menganggarkan beasiswa kepada mahasiswa Indudur, sebanyak Rp 1 juta hingga Rp 2 juta, serta biaya pendidikan S2 dibantu uang masuk Rp 3 juta.

"Pada Pilar Ekonomi Kerakyatan, Indudur yang dulunya daerah tandus dan gersang. Lalu bersama BMN, dibuat Perna menanam tanaman tua, masing-masing KK setengah hektare. Lalu memberi reward ke petani yang mendukung ekonomi kerakyatan," ujarnya.

Di bidang Tata Pemerintahan, pemerintahan nagari selalu berusaha transparan dengan masyarakat. Seluruh urusan gratis di Kantor Walinagari, termasuk pengurusan nomor akad nikah.

"Kita juga sudah memiliki website Nagari Indudur yang bisa di akses di mana saja. Di website tersebut, seluruh laporan keuangan nagari dimasukkan. Bahkan, saat diklik nama seorang warga Indudur, maka akan langsung tampil data lengkapnya. Mulai dari nama seluruh keluarganya, pendapatan, foto rumah, hingga nomor NIK. Sementara di Pilar Kesehatan, selain penghijauan dan tanaman produktif, kita juga menggalakkan kebun toga di pekarangan masing-masing," ujarnya.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar