Isu Penculikan Anak, Kapolres Solok Selatan : Tidak Benar, Tidak ada kasus Penculikan Anak

Ucok Simanjuntak | Minggu, 25-11-2018 | 23:22 WIB | 300 klik | Kab. Solok Selatan
Isu Penculikan Anak, Kapolres Solok Selatan : Tidak Benar, Tidak ada kasus Penculikan Anak

Kapolres Solsel AKBP Imam Yulisdianto memberikan keterangan

PortalSumbar - Masyarakat Kabupaten Solok Selatan, dihebohkan dengan beredarnya isu penculikan anak yang terjadi di Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan melalui media sosial.

Informasi yang diperoleh, dugaan penculikan anak yang terjadi di Muara Labuh, di posting oleh akun Instagram "YUDI WAG" di Info Solsel pada hari Sabtu tanggal 24 November 2018.

Menanggapi beredarnya berita tersebut, Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto, S.Ik menyampaikan bahwa berita tersebut tidaklah benar.

"Kabar atau berita tersebut tidak benar, tidak ada kasus penculikan anak", kata AKBP Imam di Mako Polsek Sungai Pagu saat press confrence dengan di saksikan oleh anak-anak dan orang tua yang di isukan korban penculikan anak, Minggu (25/11).

Kapolres mengatakan, bahwa berita penculikan anak yang beredar di media sosial yang terjadi di Kecamatan Muara Labuh adalah Hoax atau palsu.

Dirinya menjelaskan, kejadian sebenarnya yang terjadi yaitu pada hari Sabtu tanggal 24 November 2018 pukul 19.30 WIB, anak-anak tersebut pergi melayat ke rumah temannya bernama Yogi, pelajar MTSN 05 Koto Baru.

"Mereka pergi melayat karena orang tua laki-laki nya meninggal dunia di dekat Perumnas Nagari Pulakek Koto Baru Kec. Sungai Pagu", terangnya.

Kemudian, sekira pukul 21.30 WIB , anak-anak tersebut pulang berjalan kaki ,dan sesampainya di tempat pencucian mobil di Jorong Kapalo Bukit, mobil L300 pick up berhenti di dekat anak-anak, kemudian di antara anak-anak tersebut mengatakan kepada sopir mobil L300 dengan mengatakan (nompang ke bawah pak).

Selanjutnya mereka langsung menaiki mobil L300 ke arah RTH Muara Labuh, dan sewaktu berada di dekat jembatan nagari koto baru anak anak tersebut berkata ( berhenti pak ).

Namun sopir mobil L300 tersebut tidak memberhentikan mobilnya, dan tepatnya di Simpang Tugu dekat RTH Muara Labuh anak-anak sebanyak 17 orang yang menumpang melompat dari atas mobil yang sedang berjalan.

"Setelah kejadian dan setelah di cek, sebanyak 17 anak yang menaiki mobil L300 pickup tersebut lengkap dan sehat", katanya.

Terkait dengan hal itu, AKBP Imam Yulisdianto menghimbau masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Solok Selatan untuk tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas sumbernya.

"Karena itu dapat menimbulkan keresahan di masyarakat", bebernya.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar