Di Padang Pariaman ada Keranda Mayat diusung ke jalanan, ternyata ini sebenarnya

Ucok Simanjuntak | Rabu, 17-10-2018 | 10:57 WIB | 175 klik | Kab. Padang Pariaman
Di Padang Pariaman ada Keranda Mayat diusung ke jalanan, ternyata ini sebenarnya

Di Padang Pariaman ada Keranda Mayat diusung ke jalanan, ternyata ini sebenarnya

PortalSumbar - Kemarin siang terlihat Keranda mayat diusung oleh masyarakat yang diketahui merupakan korban lakalantas, Selasa (16/10).

Keranda tersebut dibawa dari depan kantor Satlantas Polres Padang Pariaman menuju didepan Mesjid Mujahidin Pasar Lubuk Alung.

Ternyata, membawa keranda mayat tersebut adalah salah satu rangkaian kegiatan Pembentukan dan Deklarasi korban laka lantas, dimana Satlantas Polres Padang Pariaman menyelenggarakan pawai korban laka lantas dengan tema "KERANDA BERJALAN DI PADANG PARIAMAN".

Pihak Satlantas menghadirkan korban laka lantas yang mengalami cacat tetap, dan mengusung "KERANDA" yang diasumsikan sebagai keranda korban laka lantas yang meninggal dunia.

Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan Kamseltibcar lantas diwilayah hukum Polres Padang Pariaman, sehingga dibentuk dan mendeklarasikan Komunitas Korban Lakalantas.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho melalui Kasat Lantas Iptu Yuliadi menjelaskan maksud dan tujuan pembentukan komunitas korban kecelakaan lalulintas ini adalah untuk memberikan wadah komunikasi serta edukasi kepada korban laka lantas, selanjutnya anggota komunitas ini diharapkan dapat menjadi pioneer dalam menyampaikan pesan pesan tertib berlalulintas dengan menceritakan pengalaman hidupnya sewaktu mengalami dan pasca mengalami kecelakaan lalulintas kepada masyarakat luas.

"Dengan harapan masyarakat menyadari akan pentingnya keselamatan berlalulintas agar terhindar dari kecelakaan lalulintas", ujarnya.

Lebih lanjut, pembentukan komunitas korban kecelakaan lalulintas ini juga didasari oleh Telegram Kapolda Sumbar Nomor : ST/ 1052 / X / 2018 Tanggal 03 Oktober 2018 tentang Sepuluh program Korlantas Polri dalam rangka menciptakan Kamseltibcar Lantas.

"Dari sepuluh program kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar dan jajaran Satlantas dikewilayahan memprioritaskan tiga program antara lain, Komunitas Korban Lakalantas, Kampung Tertib Lalulintas dan mendatakan Local Heroes", tambahnya.

Sementara, Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesalamatan dijalan raya merupakan hal utama yang menjadi prioritas karena kecelakaan lalulintas menjadi penyumbang angka kematian tertinggi ketiga didunia setelah jantung dan TBC.

Dalam kesempatan itu Kapolres Padang Pariaman juga memberi apresiasi kepada Satlantas Polres Padang Pariaman atas upaya dalam pembentukan komunitas korban kecelakaan lalulintas ini.

Terakhir, Kasat Lantas juga menjelaskan selama periode 1 Januari 2018 hingga 15 Oktober 2018 total kasus lakalantas yg terjadi diwilayah hukum polres padang pariaman sebanyak 227 kasus dengan korban Meninggal Dunia 40 orang, Luka Berat 1 orang, Luka Ringan 392 orang dan kerugian materil lebih kurang Rp. 517.050.000,-.

"Kedepanya kita berharap agar masyarakat secara keseluruhan untuk lebih berhati - hati dalam mengendarai kendaraan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengan beberapa kasus kecelakaan yang terjadi, semoga ini menjadi peringatan dan pelajaran bagi kita semua untuk senantiasa mengutamakan ketertiban dalam berlalu lintas agar terhindar dari kecelakan", imbuhnya.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Berita Terkait Laka Lantas

Komentar