Polres Pessel amankan 3 Pelaku dan 15 Unit Sepeda Motor Hasil Penggelapan

Ucok Simanjuntak | Selasa, 12-10-2021 | 19:03 WIB | 42 klik | Kab. Pesisir Selatan
Polres Pessel amankan 3 Pelaku dan 15 Unit Sepeda Motor Hasil Penggelapan

Polres Pessel amankan 3 Pelaku dan 15 Unit Sepeda Motor Hasil Penggelapan

PortalSumbar.com - Painan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesisir Selatan berhasil mengungkap perkara tindak pidana dengan modus pinjam pakai sepeda motor. Dalam aksinya pelaku langsung melarikan sepeda motor pemilik kos-kosan dan tukang ojek.

Dari hasil pengembangan serta penyelidikan anggota Tim Opsnal Macan Kumbang Satreskrim Polres Pessel, diamankan sebanyak 15 unit sepeda motor berbagai merek dari sejumlah lokasi di wilayah Hukum Polres Pesisir Selatan serta tiga orang pelakunya.

Hal itu disampaikan dalam press release yang di gelar Satreskrim Polres Pessel, di Mapolres Pessel yang dipimpin Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo,S.I.K., MH, didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Yose,SH. MH, dan Kasubbag Humas Iptu Jismul Wahid, Selasa (12/10) pukul 09.30 WIB.

Dalam penyampaian di hadapan sejumlah awak media,Kapolres Pessel mengatakan jika Tim Opsnal Macan Kumbang Satreskrim Polres Pessel mengungkap kasus tersebut berkat kerjasama dengan Polsek Gading Cempaka Resor Bengkulu pada tanggal 20 September 2021.

"Ya, tiga orang pelaku kita amankan, masing-masing berinisial Z ( 52), DC (34) dan RH (37) berhasil di amankan dari tiga lokasi. Beserta 15 unit barang bukti sepeda motor dari beberapa lokasi," kata AKBP Sri Wibowo.

Kepada masyarakat yang memiliki sepeda motor, Kapolres Pessel menghimbau jika ada merasa kehilangan sepeda motornya, saat ini diamankan di Polres Pessel. "Silahkan datang ke Satreskrim Polres Pessel, sambil membawa surat-surat kendaraan. Kemudian dilakukan cek kerangka kendaraan," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pessel AKP Hendra Yose menambahkan, perkara ini terjadi sejak tahun 2017 yang kemudian dilakukan pengembangan diapangan, hingga berhasil diamankan tiga orang pelaku.

Pelaku pertama Z (52) merupakan pelaku utama warga Camp Tengah kampung Air Terjun, Kenagarian Teluk Amplu, Kecamatan Pancung Soal. Ditangkap oleh Polsek Gading Cempaka Resor Bengkulu, 20 September 2021 pukul 00.00 WIB dengan barang bukti lima unit sepeda motor.

Dari pengembangan pelaku pertama Z, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan menangkap pelaku kedua DC (34) selaku penyuruh, penyimpan, pemakai dan membantu menjual ranmor. Ia ditangkap pada tanggal 22 September 2021 pukul 03.00 WIB di Ranah Karya Dusun Sawah Luas, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Muko-Muko Bengkulu.

Dari DC, polisi turut mengamankan barang bukti hasil penggelapan sebanyak 7 unit sepeda motor.

"Pelaku ketiga RH (37) selaku pembeli pemakai dan penjual Ranmor, warga Kampung Bantaian, Kenagarian Sungai Sirah Hilir, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan Rabu 22 September 2021 sekira pukul 23.00 Wib bertampat di Kampung Bantaian, Kenagarian Sungai Sirah Hilir, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Diamankan tiga unit barang bukti sepeda motor," terangnya.

Beberapa barang bukti sepeda motor yang diamankan yakni 4 unit sepeda motor merk Honda jenis Revo Fit, 2 jenis sepeda motor jenis Honda Vario Techno, 4 unit sepeda motor Honda jenis Beat, 1 jenis Yamaha Mio Sporty, 1 jenis Yamaha Mio Soul, 1 unit Yamaha jenis Vega, 1 sepeda motor jenis Suzuki Satria FU, 1 unit sepeda motor Honda Blade, uang dan beberapa barang bukti lainya.

"Pasal 372 atau Pasal 378 Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke -1 Dan Pasal 480 Ke -1 , Ke - 2 KUH Pidana. Pasal 372 diancam empat tahun dan denda, pasal 378 empat tahun," ujarnya.

Dari keterangan sementara dari pelaku, jika barang bukti sepeda motor dijual dari satu juta lima ratus ribu rupiah hingga dua juta lima ratus ribu rupiah. Disesuaikan dengan jenis kendaraan. Sedangkan 15 unit barang bukti sepeda motor tersebut berasal dari beberapa wilayah hukum di Polres Pessel. Barang bukti tersebut disimpan pelaku Z paling banyak di bawa ke daerah Muko-Muko.

"Kita masih kembangkan terus, 3 pelaku dan 15 barang bukti telah kita amankan di Sat Reskrim Polres Pessel. Untuk nantinya guna proses lebih lanjut," pungkasnya.

Sedangkan menurut keterangan R (37), sekali mendapatkan barang bukti sepeda motor, dirinya mendapatkan upah Rp. 250.000.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar

Berita Hukum & Kriminal