Gara-gara tidak diberikan air minum saat diminta, Pria ini bakar CFC Kota Solok

Ucok Simanjuntak | Senin, 25-06-2018 | 15:02 WIB | 1299 klik | Kota Solok
Gara-gara tidak diberikan air minum saat diminta, Pria ini bakar CFC Kota Solok

Gara-gara tidak diberikan air minum saat diminta, Pria ini bakar CFC Kota Solok

PortalSumbar - Kesal karena saat meminta air minum kepada karyawan restoran cepat saji CFC Kota Solok, pria berinisial RY (22) yang diketahui sebagai juru parkir ini membakar restoran tersebut.

Hal ini disampaikan Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.Ik didampingi Wali Kota Solok Zul Elfian, Ketua DPRD Kota Solok serta Dandim Solok (diwakili Kasdim) ketika menggelar konferensi pers, Senin (25/6) di Mapolres.

"Pelaku RY membakar toko CFC Kota Solok, dan juga melakukan pembakaran Pasar Raya Solok", ucap AKBP Dony.

Pengungkapan kasus pembakaran ini, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/144/B/VI/2018/Polres Solok Kota tanggal 22 Juni 2018, tentang Kebakaran Toko CFC di taman Syeh Kukut Kota Solok yang terjadi pada hari Kamis tanggal 21Juni 2018 sekitar pukul 03.00 WIB.

Dikatakan Kapolres, barang bukti yang diamankan berupa satu buah pecahan tabung gas, dan satu buah ember plastik warna putih.

"Pengungkapan kasus pembakaran ini setelah dilakukan oleh TKP, dan keterangan dari beberapa saksi. Kemudian pelaku akhirnya diketahui dan kemudian kita amankan", terangnya.

AKBP Dony menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi karena pada hari Rabu, tanggal 20 Juni 2018 sekitar pukul 21.30 WIB, tersangka meminta air minum kepada karyawan CFC di Taman Syeh Kukut, namun pada saat itu tidak diberikan oleh karyawan tersebut.

Sekitar pukul 22.30 WIB tersangka membakar tutup ember tempat sampah CFC. Setelah membakar tempat sampah di CFC, kemudian tersangka membakar terpal plastik dan kotak sampak di Pasar Raya.

"Bangunan CFC hangus terbakar. Sedangkan Pasar Raya Solok tidak menimbulkan kerugian karena api cepat dipadamkan", tambahnya.

Informasi sebelumnya, pada hari dan tanggal tersebut di atas telah terjadi kebakaran di restoran cepat saji CFC di Taman Syeh Kukut Kota Solok dan Pasar Raya Solok. Penjaga Taman mendengar suara ledakan yang sangat besar di dalam CFC diduga gas LPG.

Saat itu api sudah membesar dan telah membakar separuh bagian toko. Saat sedang dilakukan pemadaman, diperoleh juga informasi bahwa Pasar Raya Solok juga terbakar namun kedua TKP dapat dipadamkan dengan cepat.

Kapolres menyebutkan, modus operandi yang dilakukan RY adalah dengan membakar tutup ember tempat sampah CFC yang terbuat dari Plastik sampai menyala dengan menggunakan korek Api Gas.

"Setelah menyala kemudian pelaku menigggalkan TKP dengan kondisi api yang masih menyala diember plastik tersebut, dan melemparkan korek api gas ke tempat sampah tersebut", tuturnya.

"Setelah membakar tempat sampah di CFC kemudian tersangka berjalan menuju pasar Kota Solok menuju lantai 2 blok A, kemudian pelaku membakar terpal plastik di tangga tersebut dengan meggunakan korek api gas tersangka yang kedua", pungkasnya.

Kepada pelaku akan dikenakan Pasal 187 KUHP yang berbunyi Barangsiapa dengan sengaja membakar, menjadikan letusan atau mengakibatkan kebanjiran.

"Ancaman hukuman paling lama dua belas tahun, jika perbuatan itu dapat mendatangkan bahaya umum bagi barang", tutup Kapolres Solok Kota.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar