Dua Tahun Berlalu, Kompol Aditia Hanya Bisa Terbaring di Tempat Tidur

Ucok Simanjuntak | Kamis, 04-02-2021 | 11:51 WIB | 51 klik | Nasional
Dua Tahun Berlalu, Kompol Aditia Hanya Bisa Terbaring di Tempat Tidur

Dua Tahun Berlalu, Kompol Aditia Hanya Bisa Terbaring di Tempat Tidur

PortalSumbar.com - Jakarta, Hampir dua tahun berjalan, kondisi Kompol Aditia Mulya Ramadhani (36) hanya bisa terbaring di tempat tidur. Aditia adalah korban pengeroyokan kelompok perguruan pencak silat Persaudaraan Silat Hati Terate (PSHT).

Ketika itu, Mei 2019, Kompol Aditia menjabat sebagai Kepala Reskrim Polres Wonogiri, hendak membubarkan bentrok perguruan pencak silat tersebut. Namun, bukannya massa bubar malah mengeroyoknya hingga cidera berat di kepala.

Dewi Setyawati (40), istrinya, Kamis 4 Februari 2021 menceritakan kondisi terakhir suaminya.

"Belum begitu banyak perubahan karena kebetulan kerusakan parah berada di otaknya," kata dia.

Kondisi suaminya, sebut Dewi, juga saat ini masih belum bisa merespons kontak mata ataupun merespons sesuatu dengan baik. Pihaknya saat ini sedang mengupayakan sistem stem cell yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.

"Karena laboratorium stem cell ada di sana," lanjutnya.

Di rumah sakit tersebut, Dewi bercerita suaminya sudah 4 kali menjalani terapi dari jadwal total 20 kali. Dia berharap biaya stem cell dapat dibiayai Rumah Sakit Polri.

"Karena uang bantuan yang dikelola oleh rumah sakit Polri masih ada untuk 5 kali stem cell lagi," sambung Dewi.

Pihak keluarga berharap terapi ini bisa menyembuhkan Kompol Aditia.

Pasca jadi korban penganiayaan massa tersebut, Kompol Aditia sempat mendapat perawatan di Singapura. Tetapi, belum banyak perubahannya hingga sekarang.

Pasca dirawat di negara tetangga itu, Kompol Aditia menjalani perawatan di rumahnya di Kota Semarang.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar