Tokoh Masyarakat : Silahkan Menyampaikan Pendapat, Asal Jangan Membuat Onar

Ucok Simanjuntak | Kamis, 22-10-2020 | 13:46 WIB | 40 klik | Kota Padang

PortalSumbar.com - Padang, Salah satu tokoh masyarakat yang juga pemuka agama, Zulasfi Lubis, MA menyayangkan aksi anarkis yang dilakukan masyarakat saat melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law dan Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR RI.

Pria kelahiran asal Pasaman tersebut mengungkapkan, segala sesuatu hal yang tidak sesuai dengan yang diharapkan, tentunya dapat dimusayawarahkan pada tempatnya sesuai dengan yang tertuang di Pancasila.

"Kita tahu bahwa sila ke empat ada ajakan untuk bermusyawarah. Dalam alquran juga ada perintahbermusyawarahlah dalam segala urusan," ujarnya, Selasa (21/10) siang di Padang.

Dikatakan, demo maupun melakukan unjuk rasa itu merupakan hal yang sah saja, namun yang tidak sah itu kalau demo itu rusuh, anarkis dan merusak, membakar membuat susah orang banyak justru akan bertentangan dengan prinsip apapun.

Dari segi agamapun katanya, semua akan menolak segala perbuatan yang mungkar apalagi agama islam menolak perbuatan yang merusak. "Kalau sampai anarkis pasti banyak yang merusak, pasti banyak menyusahkan orang lain. Kita boleh berperinsip itu 'anilfahsya iwalmungkar' tolaklah kemungkaran itu," jelasnya.

Zulasfi mengimbau kepada seluruh masyarakat, mahasiswa maupun pelajar bahwa berbeda pendapat itu adalah wajar dan merupakan sebuah rahmat, namun jangan sampai perbedaan itu menjadi perpecahan.

"Kita kalau mengajak itu tidak harus merusak, kalau berdikusi kita tidak harus memaksakan kehendak. Silahkan demo silahkan menyampaikan pendapat asal jangan membuat onar," pungkasnya.

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar