Mayat yang Ditemukan Didalam Septic Tank di Kota Solok Tenyata Kasus Pembunuhan, Ini Motif Tersangka

Ucok Simanjuntak | Jumat, 16-03-2018 | 20:20 WIB | 470 klik | Kota Solok
Mayat yang Ditemukan Didalam Septic Tank di Kota Solok Tenyata Kasus Pembunuhan, Ini Motif Tersangka

Mayat yang Ditemukan Didalam Septic Tank di Kota Solok Tenyata Kasus Pembunuhan, Ini Motif Tersangk

PortalSumbar - Warga Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, beberapa hari yang lalu dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki di dalam septik tank yang telah digali oleh pihak kepolisian.

Mayat tersebut yang diketahui bernama Pariyatin alias Pakde Atin (42), ternyata adalah korban kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka AS (41) dan A (17) yang merupakan paman dan keponakan.

Usai menerima laporan dari masyarakat, akhirnya jajaran Polres Solok Kota melakuan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua tersangka di daerah Mojokerto Jawa Timur, Kamis (15/3).

Dalam release yang dilakukan Polres Solok Kota tadi siang, Kapolres AKBP Dony Setiawan didampingi Wakapolres Kompol Sumintak dan Kasat Reskrim menyebutkan, tersangka melakuan pembunuhan terhadap korban Pariyatin karena motif sakit hati kepada korban, disebabkan cemburu dengannya.

"Karena korban pacaran dengan istri tersangka bernama Nurhayati, dan secara terang-terangan mau menikahinya", kata AKBP Dony di Mapolres Solok Kota, Jumat (16/3).

Kapolres menambahkan, tersangka utamanya adalah AS, ia membunuh korban dengan cara memukul korban dengan batu sebanyak 6 kali. Usai membunuh, kemudian memasukkan korban dalam karung dan mengubur korban dalam septic tank, serta membawa barang-barang milik korban berupa uang tunai, motor dan HP.

Sedangkan tersangka A, tugasnya membantu AS mengangkat korban dari lokasi pembunuhan ke tempat penguburan korban dalam septic tank dan menimbun septic tank dengan tanah.

"Setelah AS memastikan bahwa korban meninggal dunia, tersangka mengambil karung padi dari dalam rumahnya dan memasukkan korban ke dalam karung. Karena berat, AS mengajak keponakanya A untuk mengangkat korban dan menguburnya dalam septic tank", tambahnya.

Usai melakukan aksinya, kedua tersangka melarikan diri ke Kabupaten Sijunjung, dan berangkat ke daerah Mojokerto Provinsi Jawa Timur.

Mendapatkan informasi tersangka disana, petugas opsnal Satreskrim Polres Solok Kota langsung memburu AS dan A. Tepatnya di sebuah ladang tebu Desa Gentong Kecamatan Dlanggu Kabur Mojokerto Jawa Timur, mereka berhasil diamankan.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti uang tunai milik korban sebanyak Rp. 660.000, dan 2 buah kartu nomor handphone (SIM Card) Simpati milik korban.

"Kini kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Solok Kota, untuk proses penyidikan lebih lanjut", tutupnya.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar