Berantas Narkoba

Seorang Pengedar Sabu Ditangikap Polres Tanah Datar

Rahmat | Sabtu, 09-05-2020 | 22:08 WIB | 145 klik | Kab. Tanah Datar
Seorang Pengedar Sabu Ditangikap Polres Tanah Datar

Barang bukti sabu (ist)

Portalsumbar.com - Batusangkar, Walaupun dalam masa pandemi Covid-19, tak mematahkan petugas kepolisian dalam memberantas peedaran narkotika. Seperti yang dilakukan oleh Satnarkoba Polres Tanah Datar, berhasil menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu.

Penangkapan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Yadi Purnama, SH, bersama anggotanya berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial ATS (34) warga Jorong Kapuah Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas Kab. Tanah Datar.

ATS ditangkap pada hari Kamis tanggal 07 Mei 2020 sekitar pukul 20.30 WIB, di pinggir jalan raya Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas Kab. Tanah Datar.

Kapolres Tanah Datar AKBP Rokhmad Hari Purnomo, S.Ik melalui Kasat Narkoba AKP Yaddi Purnama dan Kasubbag Humas Iptu Marjoni Usman mengatakan, pelaku yang ditangkap ini setelah pihakna mendapatkan informasi dari masyarakat.

"Tersangka berinisial ATS ini sering mengonsumsi dan mengedarkan Narkoba golongan I jenis sabu, atas dasar itu petugas melakukan penyelidikian," ujarnya.

Baca juga : TO Pengedar Narkotika Diringkus Satnarkoba Polres Tanah Datar, 19 Paket Sabu Disita

Saat dilakukan penyelidikan, petugas Satnarkoba mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan sedang berada di Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas. Setiba di TKP, petugas melihat tersangka ATS sedang mengendarai sepeda motornya merek Viar warna Silver tanpa plat nopol.

Dengan sigap, petugas langsung memberhentikan yang bersangkutan di pinggir jalan beserta dilakukannya penggeledahan badan.

"Saat penggeledahan itu, ditemukan didalam kantong celana TSK 2 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening yang dibalut dengan timah rokok," terang AKP Yaddi.

Dalam penangkapan dan penggeledahan tersebut yang disaksikan oleh Wali Jorong serta masyarakat setempat ini, petugas juga menyita satu unit handphone milik ATS.

"Terhadap tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1), 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Natkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun," pungkasnya. (Rahmat Fauzi)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar

Berita Hukum & Kriminal