AKBP Dony Setiawan Terima Gelar "Datuak Pandeka Rajo Mudo"

Ucok Simanjuntak | Minggu, 26-11-2017 | 14:11 WIB | 57 klik | Kota Solok
AKBP Dony Setiawan Terima Gelar

AKBP Dony Setiawan Terima Gelar "Datuak Pandeka Rajo Mudo"

PortalSumbar - Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan, S.Ik. MH, tadi malam menerima penghargaan gelar Datuk (Dt) Pandeka Rajo Mudo, yakni gelar kebesaran dari Lembaga Adat Kota Solok.

Penobatan gelar berdasarkan surat keputusan (SK) Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), dan KAN Kota Solok. Dimana dalam prosesi Penobatan Kapolres Solok Kota dengan menyandang gelar Dt. Pandeka Rajo Mudo, dilaksanakan oleh Ketua LKAAM Kota Solok H.Rusli Khatib Sulaiman, dan Ketua KAN Kota Solok Yanuardi Dt.Tan Ali.

Sementara itu pemasangan Deta serta melingkarkan kain Sarung sebagai tanda penobatan gelar adat, dilakukan oleh H. Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam yang didampingi oleh ketua Bundo Kanduang Kota Solok.

Pemberian gelar tersebut berlangsung pada saat malam silahturahmi Silek Tuo Pusako Lamo II dan Basilumuh Tahun 2017, serta dalam rangka memperingati Hut Kota Solok Ke -- 47 yang diadakan oleh Panitia Silek Tuo Pusako Lamo Nagari Solok (silat tua pusaka lama) dihalaman Balai Kota Solok dengan memakai tradisi adat minang kabau.

Terlihat Wali Kota Solok Zul Elfian, Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, Forkompimda, Bundo Kanduang, serta ratusan Tuo Silek kota Solok ikut menghadiri sebagai saksi penobatan gelar penghoramatan tersebut.

Disela kegiatan itu, Ketua LKAAM Kota Solok memaparkan, gelar yang dinobatkan, itu bukanlah gelar Suku, tetapi Gelar penghormatan adat atau gelar "Sangsako".

"Gelar Sangsako merupakan gelar yang dapat dipakai sepanjang hayat tetapi tidak dapat untuk diwariskan kepada siapapun", ujarnya.

Pemberian atau penobatan gelar kepada seseorang bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilaksanakan, karena hal tersebut harus berdasarkan pertimbangan yang matang oleh lembaga kerapatan adat kota Solok, dan surat keputusan yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut juga harus berdasarkan dari hasil musyawarah dengan Tuo Silek yang ada didaerah setempat.

"Setelah gelar tersebut diresmikan, maka bertambahlah tugas Kapolres Solok Kota karena beliau telah menjadi salah seorang tempat mengadu bagi masyarakat adat Kota Solok, dan semoga AKBP Dony Setiawan berkenan untuk menjalankannya", ungkap ketua LKAAM kota Solok mengakhiri.

Sementara itu ketua KAN kota Solok menjelaskan, gelar Dt.Pandeka Rajo Mudo, tidak bisa disandang oleh sembarang orang, dan dikatakannya, gelar tersebut hanya bisa diberikan kepada orang yang benar benar mampu, berani, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya, serta penilaiannya adalah berdasarkan bukti nyata atau keberhasilan yang telah dilakukan oleh seseorang yang akan memakai gelar tersebut.

"Dia memang masih muda, namun keberhasilannya dalam memberikan kenyamanan, keamanan, serta menyatukan masyarakat kota Solok, yang membuat Dia harus menyandang gelar tersebut", ujar Dt.Tan Ali.

Dalam prosesi pemberian gelar tersebut, Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan sebagai Dt. Pandeka Rajo Mudo harus berjalan dan diarak bersama-sama kedalam gelanggang, dihimbaukan (diberitahukan) ke labuah nan rami, bahwa yang bersangkutan telah resmi menyandang gelar Datuak Kehormatan.(*).

Komentar