AKBP Dony Setiawan jadi Pembicara terkait Zona Integritas di kantor Pemko Payakumbuh

Ucok Simanjuntak | Rabu, 26-02-2020 | 22:17 WIB | 60 klik | Kota Payakumbuh
AKBP Dony Setiawan jadi Pembicara terkait Zona Integritas di kantor Pemko Payakumbuh

AKBP Dony Setiawan jadi Pembicara terkait Zona Integritas di kantor Pemko Payakumbuh

PortalSumbar.com - Payakumbuh, Dalam rangka membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Pemkot Payakumbuh mengundang Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan untuk menjadi pembicara di Aula Ngalau Indah Pemkot Payakumbuh, Senin (24/2).

AKBP Dony diminta untuk berbagi pengalamannya dalam membangun ZI di Polres Solok Kota sehingga mendapatkan penghargaan dari Kemenpan RB RI sebagai Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas dengan predikat Polres Solok Kota sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2018, sekaligus predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2019.

Dalam kegiatan sharing knowledge pembangunan ZI, dihadiri oleh Sekda, Asisten, inspektorat dan seluruh OPD Pemkot Payakumbuh.

Walikota Riza Falepi, meminta jajarannya untuk membangun ZI di lingkungan kerjanya masing-masing, terkhusus kepada OPD yang diusulkan untuk mengikuti penilaian pembangunan ZI pada tahun 2020.

Dalam awal sambutannya, Walikota Payakumbuh mengatakan bahwa saat ini di Pemko Payakumbuh masih terhambatnya penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP).

"Setelah dievaluasi ternyata yang menghambat pencapaian nilai SAKIP kita sehingga masih mendapat nilai BB, salah satunya karena kita belum berhasil membangun Zona Integritas.SAKIP kita masih BB, tahun depan saya ingin A, kepala dinas kalau nggak sanggup angkat tangan, bakal saya ganti atau saya nonjobkan", tegas Walikota Payakumbuh.

Baca juga :Fitur "Polisiku Polres Payakumbuh", Kini Ada Penambahan Layanan Terbarunya Loh

Usai sambutan Walikota, Kapolres Payakumbuh menyerahkan buku karyanya sendiri dengan judul "Membangun Zona Integritas : Tantangan Dan Peluang Menuju Polri Yang Dicintai Masyarakat", terbitan Thafa Media Jogja, tahun 2018.

Buku ini diserahkan bersama dengan flash disk, yang berisikansoft copydokumen-dokumen pendukung sebagai bahan referensi Pemkot Payakumbuh dalam membangun ZI.

Memulai acara sosialiasi, Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengatakan, dirinya hadir atas permintaan Pemkot untuk berbagi pengalaman dalam pembangunan ZI, karena menilai Walikota dan jajarannya sudah cukup berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Hal tersebut dibuktikan dengan kegigihan Pemkot dalam membangun inovasi Mall Pelayanan Publik (MPP), yang terbukti berjalan dengan baik sehingga Pemkot mendapatkan penilaian sebagai unit kerja dengan kategori pelayanan publik "Sangat Baik" dari Kemenpan RB RI pada bulan November 2019. Ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemkot dan pendukung dalam pembangunan ZI", ujarnya.

Selanjutnya, mantan Kapolres Solok Kota menceritakan bahwa Zona Integritas WKB/WBBM merupakan penghargaan yang tidak gampang diraih dan tidak bisa dibeli, karena masyarakat dan stakeholder lah yang akan menjadi penentu utama bahwa pantas atau tidaknya untuk meraih predikat tersebut melalui survei eksternal yang biasanya dilakukan oleh BPS, bekerja sama dengan Kemenpan RB RI.

Pembangunan Zona Integritas, mengacu pada konsepIsland Of Integrity dan National Integrity System (NIS), yaitu unit pemerintahan yang menanamkan integritas dalam lingkungan kerjanya, merupakanrole modelreformasi birokrasi di Indonesia sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden RI Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025.

"Dalam membangun ZI, kita harus fokus pada upaya merubah persepsi masyarakat terhadap kinerja dan kualitas pelayanan publik yang kita sajikan sehingga terwujudnya kepercayaan masyarakat (public trust), itu intinya", ujar Kapolres Payakumbuh.

AKBP Dony juga menghimbau, agar jajaran Pemkot Payakumbuh menyempatkan diri untuk membaca dan memahami Permenpan RB RI yang baru sebagai acuan dalam pembangunan ZI yaitu Permenpan No.10 Tahun 2019.

Selanjutnya, AKBP Dony kembali memaparkan komponen-komponen pengungkit dan komponen hasil serta persentase penilaiannya masing-masing sebagai pengetahuan dasar dan modal dalam membangun ZI.

Usai sesi tanya jawab, Elzadaswan Asisten III Pemko Payakumbuh menanggapi kegiatan sosialiasi tersebut.

"Saya rasa ini kegiatan yang luar biasa, membuka wacana dalam pembangunan zona integritas. Membangun ZI membutuhkan komitmen, konsistensi dan tentu diikuti dengan perilaku yang baik dan benar untuk mencegah korupsi", terangnya.

Selanjutnya, kegiatan ini juga dikomentari oleh Yunida Fatwa (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) yang mengatakan bahwa pihaknya akan serius dan komitmen untuk pembangunan Zona Integritas.

"Kami juga berkomitmen untuk membangun ZI di Pemkot Payakumbuh dan OPD lainnya. Yang hadir dalam kegiatan ini adalah termasuk OPD-OPD yang diusulkan untuk mengikuti penilaian pembangunan ZI", ucapnya.

Baca juga :Tampil Terdepan, Kapolres Payakumbuh Kawal Mahasiswa yang Melakukan Unjuk Rasa Damai

Apresiasi dan ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Inspektorat Kota Payakumbuh, Andri Narwan. Dirinya sangat bersyukur sang Kapolres bisa hadir untuk membantu memberikan informasi dan sosialisasi di Pemko Payakumbuh.

"Terima kasih pak Kapolres atas kesediaan bapak, dan mohon bantuan bila nanti kami membutuhkan konsultasi lagi. Memang benar pak, membaca aturan saja tidak cukup. Alhamdulillah dengan paparan bapak memberikan gambaran langkah-langkah yang harus kami tempuh dan menyadarkan bahwa masih banyak yang harus dikerjakan," imbuhnya.

Sementara, Kapolres Payakumbuh didampingi Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut, dilaksanakan hanya sarana berbagi pengalaman saat dirinya membangun ZI di Polres Solok Kota.

"Sekarang kami Polres Payakumbuh dan Pemkot Payakumbuh sama-sama berjuang dalam membangun ZI menuju WBK, kita berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat", pungkasnya.(*)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar