Kendaraan Bertangki Minyak Modifikasi Dilepas

Rahmat | Jumat, 21-02-2020 | 23:17 WIB | 704 klik | Provinsi Sumatera Barat
Kendaraan Bertangki Minyak Modifikasi Dilepas

Kendaraan Bertangki Minyak Modifikasi Dilepas

Padang -- Kendaraan bertangki minyak modifikasi yang dibina oleh Dinas Perdagangan Kota Padang akhirnya dilepas. Sebanyak lima kendaraan roda empat dan sepuluh sepeda motor diambil kembali oleh pemiliknya di kantor Dinas Perdagangan Kota Padang, Senin (21/2/2020).

Lima belas unit kendaraan bertangki minyak modifikasi itu telah melakukan kecurangan pada dua pekan lampau. Kendaraan itu membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Padang. Tangki minyak di kendaraannya dimodifikasi agar dayatampungnya lebih besar.

"Setelah Wali Kota Padang melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU dan mendapat laporan dari warga, akhirnya didapati kendaraan bertangki minyak yang dimodifikasi sedemikian rupa," terang Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal, di ruang kerjanya.

Setelah dibina oleh Dinas Perdagangan Kota Padang, pemilik kendaraan kemudian datang ke dinas tersebut. Pemilik kendaraan menandatangani pernyataan di atas materai dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

"Karena ini dinas, kami tidak menahan mobil dan motor, tetapi melakukan pembinaan kepada sarana perdagangan dalam bentuk mobil dan motor. Tangki minyak masing-masing kendaraan kita potong dan buka," tutur Endrizal.

Setelah melakukan pembinaan kepada pemilik kendaraan, pihak Dinas Perdagangan berharap pemilik kendaraan tidak lagi mengulangi perbuatannya. Jika kedapatan masih melakukan hal serupa, Dinas Perdagangan tidak segan-segan untuk melanjutkan kasus ke pihak berwajib.

"Semoga setelah ini tidak ada lagi. Kami mengimbau kepada warga untuk berdagang dengan semestinya, yang halal dan sesuai peraturan yang ada. Jangan rugikan masyarakat demi kepentingan pribadi," imbau Endrizal.

Kelangkaan BBM di Padang beberapa waktu belakangan memang cukup meresahkan. Ditenggarai salah satu penyebab kelangkaan karena adanya oknum yang sengaja memperjualbelikan BBM dengan memodifikasi kendaraannya. Pemilik kendaraan bertangki modifikasi selalu mendatangi SPBU dan "minum" sebanyak-banyaknya untuk kemudian dijual ke pedagang minyak eceran.(Charlie Ch. Legi)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar