Lagi Berada di Pondok, Pria Paruh Baya di Pessel Tertimbun Longsor

Ucok Simanjuntak | Minggu, 16-02-2020 | 12:04 WIB | 58 klik | Kab. Pesisir Selatan
Lagi Berada di Pondok, Pria Paruh Baya di Pessel Tertimbun Longsor

Lagi Berada di Pondok, Pria Paruh Baya di Pessel Tertimbun Longsor

PortalSumbar.com - Painan, Seorang pria paruh baya, Irdin (67) warga Ampuan Lumpo, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (15/2) siang kemarin ditemukan tertimbun longsoran tanah.

Longsoran yang mengikutsertakan bebatuan dan pohon itu, berasal dari bukik Sironjong di Nagari Aur Bagalung Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Korban diketahui saat itu tengah berada di dalam pondoknya. Kejadian yang begitu cepat, membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Baca juga :Diguyur Hujan lebat Painan dikepung banjir. Ini Yang Dipersiapkan oleh Polres Pessel

Irnin (60), selaku istri korban menuturkan kalau sebelum suaminya ditemukan meninggal tertimbun longsor, korban sebelumnya Jumat (14/2) pamit kepada keluarga untuk menuju pondoknya di daerah Bukik Sironjong Nagari Aur Bagalung, Kecamatan Bayang.

"Ya, memang hari jumat (14/2) hujan lebat di sini, takutnya ada apa-apa. Saya coba hubungi ke HP-nya (handphone) tapi tidak aktif, padahal dari rumah sudah dibawa baterai HP cadangan," kata Irnin, Sabtu (15/2).

Dirinya pun terkejut, karena tiba-tiba mendapatkan informasi dari warga kalau suaminya tertimbun longsor di ladangnya yang berada di bawah Bukik Sironjong.

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Bayang Iptu Advianus, Sekcam Bayang, Wali Nagari Aur Bagalung, Damkar, Satpol PP dan Tim BPBD Pessel serta masyarakat langsung meluncur ke lokasi penemuan korban Irdin.

Kondisi medan yang cukup terjal, ditambah harus melintasi sungai, sehingga tim harus ekstra kerja dan berhati-hati untuk sampai di lokasi.

"Kita berangkat bersama tim lainya pukul 14.30 WIB. Sampai di lokasi pukul 15.30 WIB," ujar Kapolsek Bayang Iptu Advianus.

Baca juga :Selain Tanah Longsor, Pemukiman Rumah Warga Dimasuki Air

Diterangkan Kapolsek, dengan membawa alat seadanya seperti cangkul, skop, dan kantung jenazah, ia bersama tim melakukan evakuasi korban. Setelah hampir satu jam lebih, akhirnya korban berhasil diangkat dari dalam material tanah.

"Korban ditemukan dalam posisi kepala di atas, dengan posisi kepala korban tertimbun pohon dan badan korban tertimbun tanah," ucap Iptu Advianus.

Ditambahkan Kapolsek Bayang, jika keterangan sementara dari keluarga korban, kalau korban adalah pekerja atau buruh di ladang milik orang lain.

Usai di evakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit. "Menggunakan mobil ambulance Koto Barapak, korban kita bawah ke kamar jenazah RSUD M.Zein Painan untuk dilakukan visum luar, dan disaksikan pihak keluarga," kata Kapolsek.

Dan, pihak keluarga menerima musibah yang menimpa anggota keluarganya tersebut. Kemudian jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk kemudian di bawah ke rumah duka. (Rio)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar