Dua Wanita Puji Mahyeldi

Rahmat | Minggu, 19-01-2020 | 08:09 WIB | 104 klik | Provinsi Sumatera Barat
Dua Wanita Puji Mahyeldi

Dua Wanita Puji Mahyeldi

Padang - Dua wanita memuji gaya Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah. Pujiannya tak lepas dari cara Mahyeldi membangun Kota Padang. Kedua wanita itu adalah istri mantan wali kota.

Wanita pertama yang memuji Mahyeldi yakni Ny Zuraida Hasan Basri Durin, istri mantan Wali Kota Padang periode 1966--1968, Hasan Basri Durin. Ungkapan pujian disampaikannya langsung di depan Mahyeldi di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, kemarin.

Menurut Ny Zuraida Hasan Basri Durin, perkembangan dunia pendidikan di Kota Padang semakin membaik. Apalagi, siswa diberi tambahan pendidikan dan pemahaman keagamaan.

"Saya lihat pendidikan di Padang ini semakin baik. Apalagi saat ini ditambah dengan pendidikan keagamaan. Saya lihat ada Pesantren Ramadan, Subuh Mubarakah, itu bagus sekali dilakukan," ungkapnya.

Ny Zuraida Hasan Basri Durin sangat mendukung program Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di bidang pendidikan, terutama bagi siswa TK, SD, dan SMP.

"Saya mendukung sekali, apalagi anak-anak kita ini, pendidikan agamanya di tambah di sekolah-sekolah, makin lama makin bagus dia. Apalagi untuk anak SD dan TK," sebutnya.

Sebagai praktisi pendidikan yang hingga kini masih aktif mengelola dunia pendidikan, Ny Zuraida Hasan Basri Durin memuji langkah Wali Kota Mahyeldi dalam memajukan pendidikan Kota Padang. Apalagi saat ini, Padang bertengger pada urutan 6 IPM 2019 se-Indonesia.

"Jadi memang kita lihat, pendidikan dan kebersihan kota sekarang ini, alhamdulillah sudah bagus sekali. Apalagi nomor enam di Indonesia," kata istri mantan Gubernur Sumbar periode Oktober 1987 -- 29 Desember 1997 itu.

Senada dengan itu, Ny Hajah Asni Zuiyen Rais melihat perkembangan pendidikan di Kota Padang sudah banyak mengalami kemajuan berarti. Apalagi saat ini, sekolah-sekolah sudah banyak ditambah, seperti SMP dan SMA.

"Nyata sekali, kemajuan pendidikan semasa Pak Mahyeldi menjadi Wali Kota Padang, memang meningkat. Banyak penambahan-penambahan sekolah untuk anak-anak," katanya.

Ditambah lagi, anak-anak kurang mampu bisa bersekolah tanpa ada kendala soal biaya. Ini karena pendidikan di SMP Negeri digratiskan.

"Tentu harapan kami ke depannya lebih maju lagi. Pendidikan anak-anak memang harus diimbangi dengan pendidikan keagamaan. Kemudian sikap anak-anak, karena sikap ini sangat menentukan sekali masa depan mereka sendiri. Kalau sekarang dikenal dengan pendidikan karakter, itu memang sangat baik sekali," cakap istri mantan Wali Kota Padang periode 17 April 1993 -- 28 Desember 1999, Zuiyen Rais ini.

Apalagi, katanya, jika didengar di daerah lain, sudah banyak pelajar yang terpengaruh narkoba. "Soal narkoba ini harus kita perketat lagi pengawasannya, sehingga anak-anak kita tidak terjerumus menjadi pecandu barang haram itu," pungkasnya.(Charlie / Rel)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat