Saat Pol Airud Polres Pessel Patroli, Nelayan Ceburkan Diri ke Laut

Ucok Simanjuntak | Senin, 13-01-2020 | 09:36 WIB | 135 klik | Kab. Pesisir Selatan
Saat Pol Airud Polres Pessel Patroli, Nelayan Ceburkan Diri ke Laut

Saat Pol Airud Polres Pessel Patroli, Nelayan Ceburkan Diri ke Laut

PortalSumbar.com - Pesisir Selatan, Seorang nelayan wargaMuara Gadang Timur Kenagarian Muara Gadang Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Bujang BA (52) menceburkan dirinya ke laut saat melihat petugas Pol Airud Polres Pessel melaksanakan patroli.

Informasi yang diperoleh, kejadian berawal sewaktu korban Bujang BA bersama rekannya Dayat pergi melaut, Minggu (12/1) dengan menggunakan Kapal Hamparan Dasar.

Sesampainya di laut pinggir pantai Muara Gadang Barat, korban mendapati Petugas yang diduga dari Sat Pol Airud Polres Pessel melaksanakan patroli perairan.

Baca juga :Antisipasi 3 C, Polres Pessel Gelar Razia

Melihat petugas sedang melaksanakan patroli, tiba-tiba korban Bujang langsung melompat ke laut, dan berenang ke tepi bibir pantai. Usai sampai di tepi pantai, korban sudah kelelahan dan tidak sadarkan diri.

Teman korban, Dayat ketika itu bersama Bujang langsung membawa korban ke atas pasir, namun ketika Dayat kembali usai mencari bantuan nelayan lainya, korban sudah meninggal.

Kapolsek Linggo Sari Baganti, Iptu Hardi mengatakan bahwa korban Bujang (52) meninggal karena kelalahan usai berenang dari tengah laut, menuju tepi bibir pantai. Dimana saat melihat petugas Pol Airud Polres Pessel sedang melaksanakan patroli ke kawasan perairan, pulau Beringin menuju Muara Gadang Air Haji.

"Berdasarkan keterangan dari keluarganya, korban juga mengidap penyakit jantung," ungkap Kapolsek.

Kapolsek menuturkan, menurut keterangan dari kakak korban, Ermon (50) jika korbanmeninggal tidak karena di kejar oleh polisi Airud yang lagi razia, tetapi karena almarhum diketahui sudah lama sakit jantung dan sakit asma.

Dimana saat itu kapal belum sampai ditengah diperkirakan karena ada melihat kapal razia, kemudian kapal korban berbalik, dan ketika kapal belum sampai dipinggir korban sudah melompat dan berenang dan karena kelelahan korban meninggal.

Kegiatan patroli rutin di kawasan perairan Muaro Gadang itu, dipimpin langsung Kasat Polair Polres Pessel Iptu Rosa Harisman, beserta anggota,Ipda Edi Akmal. Kemudian Ipda Awi Ramadhani, Aipda Andi Dawari, Aipda Nusyirwan, Aipda Robi Otmsja, Bripka Dodi Sukma dan Brigadir Dedi Adrianto.

Baca juga:Seorang Nelayan dan Pengangguran di Pessel Ditangkap Polisi

Kapolres Pessel AKBP Cepi Noval, S.Ik melalui Kasat Polair IptuRosa Harisman menjelaskan, bahwa satu orang nelayan yang meninggal bukan akibat pengejaran, tapi korban mencebur kan diri kelaut diduga takut saat melihat kapal patroli.

"Tidak ada kejar-kejaran, kapal nelayan berhamburan sendiri-sendirinya," katanya.

Ia menerangkan, saat dalam perjalan, kapal patroli Polair Polres, tepatnya di perairan Muara Gadang Air Haji ada kurang lebih 50 kapal nelayan sedang beroperasi.

"Melihat kapal Patroli kami dari jauh, satu persatu kapal nelayan berhamburan lari ke arah tepi pantai," terangnya.

Karena kondisi perairan yang dangkal itulah, ia bersama anggotanya tidak melakukan pengejaran.

Selanjutnya, kapal patroli Sat Polair Polres Pesisir Selatan kembali melanjutkan patrolinya.

"Tak berselang lama sekitar jam 08.00 WIB, kapal patroli melihat 4 unit kapal sedang menurunkan jaring hamparan dasar," jelasnya.

Saat didekati, tiga unit kapal berhasil kabur ke arah pantai, sedang kapal satunya lagi tidak bisa melarikan diri ke arahpantai dan akhirnya kapal patroli berhasil menangkapnya.

Dan beberapa barang bukti berhasil diamankan, 1 unit kapal tanpa nama, ikan dan kepiting dan udang hasil hasil tangkapan jaring hamparan dasar, 1 set jaring hamparan dasar lengkap dengan perlengkapannya,dan tali untuk menarik jaring hamparan dasar. Saat ini sedang dibawah ke Mako Pol Air Polres Pessel. (GL)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar