Wow, Dalam RAPBN 2018 Sumatera Barat Mendapat Limpahan Proyek Dari Pusat

Ucok Simanjuntak | Senin, 07-08-2017 | 22:28 WIB | 394 klik | Provinsi Sumatera Barat
Wow, Dalam RAPBN 2018 Sumatera Barat Mendapat Limpahan Proyek Dari Pusat

Foto: Anggota DPR RI Asal Sumbar, Alex Indra Lukman

portalsumbar.com - Dalam penyusunan RAPBN 2018, Presiden Joko Widodo mengusulkan belasan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat, dengan perkiraan nilai proyek mencapai triliunan rupiah.

"Sebagian ada yang berstatus proyek lanjutan, namun tak sedikit pula proyek yang baru," ujar Alex Indra Lukman, anggota Komisi V DPR RI asal Sumbar ini, Minggu (6/8/2017).

Alex melanjutkan, pemerintah pusat menilai proyek pembangunan jalan itu dianggap mampu untuk menyelesaikan sejumlah persoalan transportasi darat yang melilit Sumbar selama ini.

"Terkait pembangunan jalan baru, pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota, diharapkan menuntaskan proses ganti rugi, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan jalan itu nantinya," ujar Alex yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar itu.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur itu tersebar di beberapa daerah di Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Barat, seperti pembangunan Trans Mentawai di Sipora, Siberut, Pagai Utara hingga ke Pagai Selatan.

"Dalam RAPBN 2018 juga dialokasikan anggaran untuk pembenahan Bandara Rokot di Kabupaten Kepulauan Mentawai,"

Sementara itu, untuk Kota Padang sendiri proyek pembangunan infrastruktur jalan, di antaranya Teluk Kabung -- Mandeh -- Tarusan, serta jalan Purus menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

"Juga ada pembangunan Jembatan Lolong, Jembatan dekat Kampus Bung Hatta,"

"Untuk Pasaman Barat, proyek nasional yang diusulkan di APBN 2018 yakni pembangunan Jalan Bunga Tanjung menuju Teluk Tapang. Kemudian, juga lanjutan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang"

"Selain itu, untuk mengurai kemacetan di Pasar Koto Baru yang merupakan pusat pasar sayur di Sumbar, pemerintah pusat juga mengusulkan pembangunan jalan alternatif sehingga arus lalu lalu lintas di jalan lintas Sumatera itu tidak terganggu lagi oleh pedagang yang meluber hingga ke badan jalan," terang Alex.

"Pemerintah juga menyetujui rencana pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru. Itulah data sementara proyek pembangunan infrastruktur yang terkait di bidang Komisi V," lanjut Alex yang juga Bendahara Fraksi PDIP DPR RI itu.

Alex menambahkan, di masa awal pemerintahannya, Presiden Joko Widodo juga memberikan perhatian lebih pada Sumatera Barat dalam segi percepatan pembangunan infrastruktur.

"Di 2014 silam, pengembangan infrastruktur jalan nasional di wilayah barat Sumatera tercantum dalam program Western Indonesian National Roads Improvement Project (WINRIP).

Proyek WINRIP merupakan kerjasama Indonesia dengan Bank Dunia dengan sumber dana USD 250 juta dan dari APBN USD 100 juta.

Wilayah pengerjaan proyek ini meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.

Menurutnya, Sumbar paling beruntung pada proyek yang dilaksanakan dalam tiga tahap itu. Karena pengerjaan proyek dilaksanakan dalam 7 titik ruas jalan nasional yang ada di Sumbar yakni ruas jalan Padang Sawah-Simpang Empat, Manggopoh-Padang Sawah.
Kemudian, Tapan-Indrapura, Kambang-Indrapura, Batas Pariaman-Manggopoh, Lubukalung-Sicincin dan Lubukalung-Kurai Taji.

"Nilai proyek untuk 7 titik ini diperkirakan melebihi Rp1 triliun," tutup Alex.

(*DS/padangkita)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar