Memalukan, Korupsi Tanah Rp. 60 M, Pejabat Sumbar Ditahan

Ucok Simanjuntak | Kamis, 27-07-2017 | 07:37 WIB | 276 klik | Provinsi Sumatera Barat
Memalukan, Korupsi Tanah Rp. 60 M, Pejabat Sumbar Ditahan

Gambar: Ilustrasi Korupsi

portalsumbar.com - Satu persatu kebobrokan di Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Prasjaltarkim) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terbongkar. Setelah KPK menangkap Kepala Dinas Prasjaltarkim Sumbar, Suprapto, pada Juni 2016 lalu kini giliran seseorang bernama Yusafni yang ditahan Bareskrim.

Yusafni disangka melakukan korupsi pada kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur strategis di Dinas Prasjaltarkim Sumbar mulai 2012 hingga 2016.

"Pada tahun 2012 sampai 2016, Yusafni selaku PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur strategis telah mencairkan anggaran untuk biaya ganti rugi pengadaan tanah sebesar Rp. 120.032.754.170," kata Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul, Jumat (28/7).

Namun dana ratusan miliar itu disimpangkan dengan cara membuat pertanggungjawaban anggaran yang tidak sebenarnya dan melakukan pembayaran ganti rugi tanah yang tidak sesuai dengan ketentuan.

"Berdasarkan perhitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh BPK RI, perbuatan tersangka tersebut telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar kurang lebih Rp 60 miliar," lanjutnya.

Untuk itu dia dijerat Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Pelaku dikenakan penahanan tahap pertama di Rutan Bareskrim Polri di Polda Metro Jaya selama 20 hari terhitung mulai tanggal 28 Juli sampai dengan 16 Agustus.

(*DS/BeritaSatu)

Install aplikasi Portal Sumbar app di Google Play

Komentar